Postingan

Jangan Berharap

Jangan berharap. Mungkin terdengan sebagai kalimat pesimistis, namun bagiku kalimat tersebut akan menjadi anugerah terbesar bagi manusia apabila manusia bisa menerapkannya dalam hidup. Masalah, adalah sebuah keadaan di mana terdapat kesenjangan antara harapan dengan kenyataan. Bayangkan jika seseorang tidak memiliki harapan sepanjang hidupnya, manusia tidak akan pernah mengalami yang namanya permasalahan. Manusia tidak akan merasakan beban dan membuatnya stress atau bahkan depresi apabila gagal melakukan sesuatu. Hal itu karena satu anugrah, tidak ada harapan dalam aktifitas yang dia lakukan tersebut. Namun meskipun menjadi khayalan yang sungguh indah, manusia nyatanya tidak bisa berbuah demikian. Otak manusia memang sudah dirancang untuk selalu mempunyai harapan dari apa yang dia lakukan. Manusia bergerak karena ada harapan yang hendak dia capai, tanpa ada harapan manusia tidak akan bergerak sama sekali. Dalam kata lain, orang yang tidak mempunyai harapan adalah orang mati. Selain ...

Dunia Itu Lucu

Untuk beberapa orang, dunia bagaikan syurga. Bagaimana tidak, mereka begitu takut meninggalkan dunia sampai rela melakukan apapun untuk memperpanjang usianya di dunia. Namun untuk sebagian yang lainnya, dunia bagaikan neraka. Bagaimana tidak, yang mereka alami berbeda dengan yang pertama. Apapun yang mereka lakukan akan selalu menghasilkan masalah yang akan mengakibatkan penderitaan pada mereka pada golongan ini. Namun bagiku, dunia itu lucu. Kenapa lucu? Ada hal yang sepertinya merupakan guyonan di dunia ini. Ada kalanya ketika aku benar-benar menginginkan sesuatu dan aku bekerja keras untuk itu, aku justru tidak mendapatkannya dan justru begitu perasa kecewa dan sakit. Ada kalanya juga aku tidak terlalu menginginkan suatu hal, bahkan bisa jadi menghindari untuk lolos pada tahapan tertentu, namun apa yang terjadi? Justru malah lolos. Bagaikan benar-benar dibuat seolah terbalik Selain dari diriku sendiri, aku juga bisa melihat kelucuan dunia dari pengalaman orang lain. Ada orang lain...

Baik

Pernah gak sih ngalamin yang rasanya capek banget buat berbuat baik. Bukan karen dasar diri kitanya yang jahat, tapi karena dengan kita berbuat baik justru dampak-dampak buruk yang kita dapatkan. Ketika kita berusaha untuk peduli pada orang yang sedang merasa kesulitan, kita berusaha membantu. Tapi tak jarang orang yang hendak kita bantu justru merasa keberatan, merasa bantuan kita hanya memperburuk masalah, dan tak jarang justru berbalik memusuhi kita. Ada? Ada! Ketika kita berusaha untuk tetap mengikuti peraturan yang ada, ada orang lain yang justru menilai hal tersebut hanyalah sebuah pencitraan. Dampaknya? Justru dituduh munafik, politik citra, cari muka dan lain-lain. Ada? Ada! Ketika kita berusaha menyampaikan kebenaran, ada orang-orang yang merasa terusik dengan kebenaran tersebut. Hingga akhirnya menyampaikan kebenaran malah menjadi alat permusuhan. Ada? Ada! Ketika kita hendak mengajak orang pada kebaikan, ada kalanya orang yang kita ajak ini memang sejak awal dan dasarnya ing...

Salah Percaya

Aku terbiasa hidup dengan keras dan mandiri. Bagaimana tidak, orang tuaku menuntuku demikian. Mereka begitu berharap kepadaku karena mereka telah menginvestasikan banyak biaya terhadapku yang didapat dari hasil berhutang. Ya, keluarga kami memang bukan keluarga yang berada. Bahkan hanya untuk bersekolah tingkat menengah atas saja orang tuaku pontang panting untuk menyekolahkanku. Aku tidak boleh mengecewakan mereka. Berpegang pada kondisiku dan juga pola hidup yang biasa diterapkan padaku, hal itu membentuk diriku yang begitu independen dan sulit untuk percaya dengan orang lain, apalagi jika mengingat pengalamanku saat masih SMP di mana semua orang berbondong-bondong ingin berteman denganku karena aku adalah juara parallel di sekolah. Setelah kebutuhan mereka terpenuhi untuk aku ajari pelajaran, mereka pun pergi seolah tidak mengenalku kembali. Ya hal-hal ini membuatku menjadi sosok yang keras kepala, sulit percaya pada orang, dan bersikap tidak peduli terhadap segala sesuatu diluar ha...

Arti Integritas

Integritas, kata yang begitu aku anggap sakral. Bagaimana tidak, sangat sulit untuk menjaga diri tetap pada kondisi ini. Menurut KBBI, integritas memiliki arti : mutu, sifat, atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan; kejujuran. Dari definisi ini aku memaknai bahwa integritas adalah sebuah sikap untuk berusaha konsisten dengan segala sesuatu yang telah menjadi prinsipnya dan juga segala sesuatu yang merupakan kepercayaan yang dia anggap benar. Termasuk dalam hal hasil pemikiran, sikap, cara bersosialisasi, dan kepercayaan. Semuanya harus terangkum menjadi satu dan senantiasa selaras (konsisten) tanpa adanya kontradiksi. Itulah yang aku pahami tentang apa yang dimaksud dengan integritas. Namun begitu sulit untuk bisa menemukan hal ini pada orang-orang yang sudah memasuki level berbeda. Mereka yang sudah masuk ke level yang lebih tinggi biasanya mempunyai kepentingan-kepentingan pribadi yang wajib untuk diakomo...

Kesal Jadi Lilin

Kenalkan, aku lilin. Ya, aku alat kecil yang selalu ada ketika kalian sedang menghadapi masalah. Ya, hanya ketika menghadapi masalah. Aku kesal menjadi lilin. Aku selalu ada di saat orang-orang sedang kesusahan, aku selalu membantu ketika mereka tidak bisa melakukan sesuatu, aku selalu di sana ketika mereka sedang mati lampu. Tapi, aku tidak pernah dianggap oleh mereka. Ketika mati lampu, mereka menghidupkanku namun mereka kembali asyik dengan kehidupannya masing-masing. Aku? Dibiarkan hilang ditelan waktu atau mereka mematikanku ketika sudah tidak dibutuhkan. Aku lilin, alat yang selalu berusaha menebar manfaat. Tidak ada maksudku untuk sekalipun menghancurkan apapun yang ada di sekitarku. Namun, terkadang selalu ada saja orang-orang yang lalai dalam menggunakanku dan akhirnya justru membuat manfaatku membakar semua. Namun semua salah siapa? Kembali, itu semua salahku. Banyak orang bijak bilang, lebih baik menjadi lilin daripada mengutuk kegelapan. Namun orang-orang bijak itu lupa, ...

Hati-hati Dengan Hati

Terdengar klise, namun ya! Saya sepenuhnya setuju dengan kalimat judul ini. Bagaimana tidak, hati yang saya maksud adalah tempat yang memaknai semua perasaan yang didapat dari pengalaman-pengalaman selama hidup. Hati tidak bersifat pasif, melainkan aktif. Ia aktif memaknai setiap perasaan yang ia dapat. Bisa dimaknai sebagai pelajaran, bisa dimaknai sebagai kewajaran, bisa juga dimaknai sebagai pembalasan. Kita perlu berhati-hati dengan hati dikarenakan setiap manusia berbeda. Berbeda dari jiwa si manusianya sendiri, berbeda orang tua, beda pola didik, beda lingkungan, beda asupan, dan berbagai macam perbedaan lainnya yang membuat manusia ini berbeda. Bahkan untuk kumpulan orang yang dipaksakan untuk sama, tetap bisa berbeda seperti halnya orang-orang yang ada di korea utara di mana tetap saja ada yang berusaha membelot. Kenapa? Karena pada dasarnya jiwa manusia itu sendirilah yang berbeda, kedirian dirinya sendirilah yang memang sejak awal tidak bisa disamakan. Lalu apa berarti kita ...