Perut selalu keroncongan padahal baru makan, ini sebabnya!
Sejak hari senin, penulis merasakan kondisi tubuh yang sedang tidak fit. Badan terasa lemas, sedikit demam, dan wajah sangat memerah. Selain itu kondisi yang sangat aneh lainnya adalah perut penulis yang selalu keroncongan seperti saat ketika menjelang penyakit maag penulis kambuh. Kondisi-kondisi tersebut penulis diamkan dan treatmen yang dilakukan hanya sebatas mengurangi aktifitas dan melakukan istirahat biasa, karena penulis pikir hanya kurang enak badan biasa.
Namun, setelah lima hari berlalu yang berarti hari jum’at (hari ini). Penulis masih merasakan gejala yang sama dan tidak pernah hilang. Uniknya perut keroncongan ini tidak pernah berhenti, bahkan setelah penulis makan pun masih keroncongan. Penasaran dengan hal tersebut, penulis mencari sebab apa yang bisa menghasilkan kondisi seperti yang penulis alami sekarang.
Dikutip dari alodokter.com, penulis menemukan beberapa penyebab perut yang keroncongan, yakni :
1. Lapar
Seperti yang kebanyakan orang sudah tahu, salah satu penyebab perut keroncongan yang paling umum adalah lapar. Ketika seseorang lapar, maka otak akan mengeluarkan zat yang bisa membentuk sinyal perintah kepada tubuh agar memiliki Hasrat untuk makan. Zat mirip hormone ini kemudian mengirim sinyal ke usus dan lambung. Hal ini akan menghasilkan efek otot dalam system pencernaan kita berkontraksi dan menyebabkan perut berbunyi.
2. Adanya makanan yang bergerak di saluran cerna
Penyebab perut keroncongan yang tidak kalah seringnya adalah disebabkan adanya pergerakan makanan, cairan, dan udara yang bergerak di usus kita. Ketika ada makanan dalam saluran penceraan, otot di dindin usus akan berkontraksi guna mengalirkan makanan sampai ke bagian akhir dari usus. Hal ini juga disebabkan karena sebagian besar dinding saluran pencernaan kita terdiri dari lapisan otot.
Gerakan itula yang umumnya menjadi penyebab perut bunyi. Biasanya, perut bunyi akibat gerakan usus ini terjadi beberapa jam setelah kita makan atau pada malam hari saat hendak tidur.
3. Kadar gula darah rendah
Penyebab lain dari perut keroncongan adalah gula darah rendah. Hal ini bisa terjadi dikarenakan usus yang tidak menerima cukup nutrisi yang didapat dari darah. Karena kekurangan nutrisi tersebut, akhirnya usus akan mengirimkan sinyal ke otak agar kita segera makan untuk mendapatkan nutrisi.
4. Usus kebanyakan udara
Perut berbunyi bisa juga disebabkan oleh gas dan udara yang berlebih bergerak maju mundur di usus. Udara bisa masuk ke saluran pencernaan ketika makan terlalu cepat, makan dan bicara pada saat bersamaan, atau ketika minum saat olahraga. Selain itu kelebihan udara di saluran pencernaan juga bisa terjadi ketika mengonsumsi makanan yang tidak mudah dicerna dan diserap oleh usus.
5. Kondisi medis tertentu
Perut bunyi kebanyakan memang disebabkan oleh proses pencernaan normal. Namun, ada juga kondisi medis yangmembuat perut bunyi terlalu seringa tau terlalu keras, seperti alergi makanan, diare, obat pencahar, colitis ulserativa (radang pada rectum dan usus besar), radang usus akibat infeksi, perdarahan di saluran pencernaan, penyakit crohn
Namun perlu diingat, self diagnosis sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kesalahan penanganan yang berpotensi membuat keadaan makin parah. Beberapa hal di atas hanya sebagai referensi beberapa sebab perut keroncongan. Jika ingin tetap mengetahui penyebab pasti, tetap perlu ditanyakan pada dokter selaku ahli, termasuk kondisi penulis saat ini.

terima kasih kak informasi kesehatannya, keep healthy :)
BalasHapusAkupun merasakan hal yang sama sejak selasa lalu kak, bagian pinggang sampai ke perut bagian kiri... Akhirnya periksa ke dokter salah satu solusinya 😁 jaga kesehatan kak, tetap semangat nulisnya 💪💪💪
BalasHapusWah, saya merasa sama. Tapi yang keroncongan sekarang dompet saya.
BalasHapusBtw, makasih infonya sangat bermanfaat.
Wah kayak nya Saya kok jarang keroncongan ya, efek ngemil melulu kali ya
BalasHapusEh, saya sering ngemilntapi selalu keroncongan hihi
BalasHapusOalah, saya juga sampai heran. Habis makan tapi perut tetep bunyi, hehe. Ternyata sebabnya banyak ya
BalasHapusWaaaah... Ternyata saya kemarin ngalamin ini kak.. terimakasih infonyaaa
BalasHapusaku merasakan apa yang kau rasa ...tulisannya bagus shippp
BalasHapusTerima kasih atas informasinya kak:) mantap
BalasHapusTerima kasih informasinya, Kak..
BalasHapusSehat selalu..
Ternyata, selain lapar ada juga faktor lain dari perut keroncongan... Makasih infonya kak
BalasHapus